Jumat, 07 Oktober 2016

Jenis-jenis Sistem Operasi (PKTI 1B)

SISTEM OPERASI UNIX dan LINUX
Wafa Atika Warsono
27216576
IT-022237

          Penulisan ini dibuat dengan tujuan agar pembaca dapat mengetahui dan menyebutkan jenis-jenis sistem operasi serta karakteristiknya. Penulisan ini berisi tentang 2 jenis dari ratusan sistem operasi yang ada, yaitu Unix dan Linux. Penulis berharap pembaca dapat dengan mudah memahami jenis-jenis sistem operasi dan membuat pembaca merasa penasaran untuk lebih mendalami tentang tulisan ini. Metode penulisan ini dengan melakukan tinjauan teori dari web yang terpercaya dan dari referensi buku dengan karangan yang terpercaya juga.
A. Sistem Operasi Unix
        Sistem unix dikembangkan tahun 1969 di laboratorium AT&T (American Telephon & Telegraph) Bell yang dipimpin oleh Ken Thompson selama 21 tahun. Namun sistem ini baru didukung secara komersil sejak tahun 1983. Sistem operasi ini populer di kalangan pendidikan dan pengguna komputer. Kepopuleran Unix hingga meluas pada kemampuannya sebagai komputer jaringan global yang sekarang disebut internet. Sistem operasi ini banyak digunakan oleh komputer super dan mainframe, yaitu komputer yang melakukan pengelolaan data sangat besar. Sistem operasi Unix dan yang lainnya sudah bersifat multitasking dan multipleusers yang sering digunakan oleh programer berpengalaman. Instruksi atau perintah yang terdapat dalam sistem operasi Unix kurang dikenal dan sedikit rumit. Ini menjadikan Unix hanya populer di kalangan profesional komputer. Karena itulah kini Unix bukan merupakan sistem operasi pilihan banyak orang.
        Mulai tersebarnya mikroprocessor 386 dan 486 dari intel corp. Platform hardware sesuai untuk Unix dapat dipakai pada sistem desktop. Sementara workstation, minikomputer dan various merupakan platform Unix tradisional masih tetap kuat pada posisinya. Tahun 1991 ini, infokomputer mengharapkan vendor hardware untuk memainkan peran yang lebih besar dan lebih mendukung dalam melanjutkan revolusi Unix di Indonesia. Sampai dengan akhir tahun 1990 nilai pasar maker value untuk Unix tersebut dikalkulasi mencapai 49,4 milyar rupiah akhir tahun 1991 diharapkan dapat mencapai lebih dari 60 milyar.
        Nama UNIX berasal dari kata UNICS (Uniplexed Information and Computing System) yang dicetuskan oleh Brian Kemighan pada tahun 1970. Versi pertama ini masih ditulis dalam bahasa assembly untuk komputer DECPDP 7. Unix terus dikembangkan, beberapa fasilitas yang mendukung pemakai untuk pengeditan (editing) dan pemformatan (formating) telah dilengkapi. Akhirnya pada November 1971 lahirlah UNIX edisi 1.
        Pada musim panas 1973 UNIX ditulis kembali dalam bahasa C. Pada saat itu UNIX karnel (Inti sistem operasi yang mengatur keseluruhan proses termasuk sistem input/output) terdiri sekitar 10.000 baris program C dan sekitar 1000 baris program assembly (200 baris diantaranya untuk mengakses hardware), dengan menggunakan bahasa C, sistem operasi ini menjadi lebih mudah dimengerti dan dikembangkan. Unix yang dikeluarkan pada 1973 ini disebut Unix versi 4. Pada tahun 1974 Unix versi 5 dikeluarkan, versi ini secara resmi dibuat untuk pendidikan. Unix semakin populer setelah Bell Labs mengeluarkan versi ke-6 pada bulan Mei 1975. Versi ini merupakan versi pertama yang dapat diperoleh kalangan Bell Labs. Versi 7 dikeluarkan pada 1979, versi ini dilengkapi dengan C compiler dan sebuah Shell. Sifat portabilitas mulai didapat pada Unix versi ini, dan versi ini merupakan basis (dasar atau pencetus) bagi semua pengembangan sistem UNIX yang bersifat komersial.
Kelebihan :
1. Portabilitas yaitu dapat diadaptasikan dengan mudah ke komputer lain
2. Multiuser, dapat digunakan oleh banyak pengguna sekaligus
3. Multitasking, dapat menjalankan tugas secara bersamaan dalam satu waktu
4. Sistem file hirarkikal, pengorganisasian informasi atau data dalam bentuk yang mudah untuk diingat dan diakses.
5. Sistem file stabil untuk database, server Internet, Intranet, file-server, Internet-client pengembangan Java.
6. Mempunyai kinerja yang lebih baik daripada Windows NT
7. UNIX adalah sistem operasi yang hampir gratis
Kekurangan :

1. Tampilan kurang menarik
2. Membutuhkan memori yang cukup besar
3. Masih belum banyaknya game-game besar yang bersedia dijalankan pada platform ini
4. Beberapa hardware sulit untuk menyediakan driver untuk Linux
5. Sulit digunakan untuk pemegang awam


B. Sistem Operasi Linux
        Sistem operasi Linux merupakan sistem operasi open source yang dapat didownload secara gratis. Sistem operasi ini dikembangkan Linux Torvalds, pria berkebangsaan Firlandia. Linux dikembangkan berdasarkan sistem operasi Unix, yang dapat dijalankan pada PC. Namun, masih banyak yang enggan menggunakan sistem operasi Linux. Alasan mereka antara lain karena "enggan" belajar kembali, yaitu melakukan penyesuaian-peyesuaian terhadap sistem operasi Linux. Dari segi keandalan, Linux sudah diakui oleh banyak penggunanya, terutama digunakan sebagai server. Server Linux sangat stabil, walaupun dihidupkan ratusan hari tanpa henti. Aplikasi yang dimiliki Linux pun tidak jauh berbeda dengan Windows. Linux dapat diinstal pada komputer tanpa memerlukan lisensi sehingga pengguna terhindar dari tuduhan pelanggaran hak cipta.
        Linux dikembangkan berdasarkan standar yang dimiliki oleh Unix, maksudnya adalah Linux ini merupakan turunan dari Unix. Linux merupakan sistem operasi yang bersifat multi user dan multi tasking. Artinya lebih dari satu user dapat masuk ke Linux yang sama pada waktu yang sama dan aplikasi yang berbeda. Linux juga multi-tasking, artinya user dapat mengeksekusi lebih dari satu proses (program) pada waktu yang sama. Linux menggunakan license yang bernama GPU GPL maksudnya adalah pengguna dapat menggunakan linux sesuka hati asal mempunyai kode asal atas aplikasi tersebut. Pengguna juga hanya bertanggung jawab atas kode asli aplikasi tersebut, tidak pada perubahan-perubahan yang dilakukan terhadap tampilan Linux. Linux merupakan sistem operasi dari Unix yang telah disempurnakan dan kini memegang peran penting sebagai pembantu untuk jaringan networking.
Kelebihan :
     1. Linux bisa berinteraksi dengan sistem operasi lainnya.
     2. Lebih aman dari serangan virus
     3. Sistem keamanan lebih baik dibanding windows
     4. Adanya virtual memory/SWAP yang membuat Linux mempunya kemampuan menjalankan program dengan baik
     5. Stabilitas, Linux lebih stabil dibanding windows
     6. Banyak dukungan dari komunitas
Kekurangan :
     1. Sistem operasi Linux sulit untuk dipelajari
     2. Masih jarang aplikasi yang menggunakan Linux
     3. Tampilannya kurang menarik
     4. Tidak banyak dukungan dari hardware-hardware tertentu





REFERENSI
http://www.teorikomputer.com/2013/03/kelebihan-dan-kelemahan-unix-sistem.html 
Buku Teknologi Informasi Komunikasi untuk SMA/MA kelas X Edisi Revisi 1 karangan Rudi Hidayat, penerbit Erlangga

 

Sabtu, 01 Oktober 2016

Perusahaan dan Lingkungan Perusahaan (Pengantar Bisnis)



PERUSAHAAN DAN LINGKUNGAN PERUSAHAAN
WAFA ATIKA WARSONO
27216576
IT-022234
          Penulisan ini dibuat dengan tujuan agar mahasiswa dapat memahami dan membedakan tentang perusahaan dan lingkungannya, serta pengaruhnya terhadap perusahaan. Penulisan ini dibuat untuk memenuhi tugas dari Mata Kuliah Pengantar Bisnis (softskill). Materi yang akan dibahas dalam penulisan ini antara lain mengenai pengertian perusahaan, tempat kedudukan dan letak perusahaan, perusahaan dan lembaga sosial, jenis lingkungan perusahaan dan pengaruhnya terhadap perusahaan, serta mengenai pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan. Dengan adanya penulisan ini diharapkan mahasiswa dapat dengan mudah memahami perbedaan antara perusahaan degan lingkungannya. Metode penulisan yang digunakan adalah tinjauan teori dari berbagai sumber bacaan yang tersedia di web selain blog yang dibuat orang untuk memenuhi tugasnya.
     
        1. PERUSAHAAN  
1.1. Pengertian perusahaan
          Menurut Molengraaff, perusahaan adalah keseluruhan perbuatan yang dilakukan secara terus menerus, bertindak keluar untuk memperoleh penghasilan, dengan cara memperdagangkan atau menyerahkan barang atau mengadakan perjanjian perdagangan. Sedangkan menurut Andasasmita, perusahaan adalah mereka yang secara teratur berkesinambungan dan terbuka bertindak dalam kualitas tertentu (pasti) mencapai atau memperoleh (dengan susah payah) keuntungan bagi diri mereka.
          Menurut ketentuan pasal 1 huruf b UU Wajib Daftar Perusahaan, yang dimaksud dengan perusahaan adalah: "Setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam Wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.
          Definisi perusahaan secara umum adalah suatu organisasi atau badan yang didirikan oleh seorang atau sekelompok orang dimana bahan dasar sumber daya (input) dan tenaga kerjanya dipilih dan diproses sendiri untuk menghasilkan suatu produk yang dapat berupa jasa, dagang, manufaktur, dll untuk memenuhi kebutuhan ekonomis masyarakat. Dengan tujuan dapat menghasilkan laba atau keuntungan dengan maksimal untuk memajukan perusahaan tersebut maupun para tenaga kerjanya.

 1.2. Tempat kedudukan dan letak perusahaan
          Tempat kedudukan perusahaan adalah tempat kantor pusat atau tempat yang tidak berbentuk pabrik melainkan seperti kantor yang fungsinya juga berbeda dengan letak perusahaan. Tempat kedudukan ini lebih beroperasi kepada hal-hal yang berhubungan dengan internal atau hubungan dengan lembaga-lembaga lain, seperti lembaga keuangan, pemerintah, dll. Penempatan tempat kedudukan ini harus dengan strategi atau faktor tertentu seperti membantu kelancaran hubungan perusahaan dengan lembaga lainnya.
          Sedangkan letak perusahaan adalah letak pabrik utamanya atau sering disebut juga sebagai bentuk wujud fisik/pabrik yang didalamnya terdapat alat-alat seperti dalam perusahaan manufaktur. Fungsi letak perusahaan ini sebagai tempat untuk memroses seluruh kegiatan perusahaan yang dilakukan. Penempatan letak perusahaan ini pun juga dipengaruh oleh beberapa faktor seperti faktor ekonomis, faktor biaya, faktor masyarakat, dll.
          Tempat kedudukan dan letak perusahaan ini harus diputuskan dengan hati-hati karena akan memberikan berbagai macam dampak. Jika benar dalam penempatannya maka akan memberikan bantuan yang sangat berharga seperti kelancaran dalam memperoleh bahan baku, fleksibilitas dan keterjangkauan antara peasok bahan baku ke perusahaan dan penyebarannya ke masyarakat. Faktor-faktor penempatan ini juga diperlukan seperti lingkungan masyarakat, ekonomis masyarakat, pajak, gaya hidup, dan juga faktor demografi untuk masa yang akan datang. Jenis-jenis letak perusahaan dibagi menjadi 4, yaitu:
    1. Terikat keadaan alam, artinya adalah perusahaan tersebut pada umumnya menggunakan bahan baku yang bersumber dari alam yang tersedia, contohnya perminyakan, pertanian, dan pertambangan.
    2. Berdasarkan sejarah, artinya adalah perusahaan tersebut berdiri dan melakukan aktivitasnya disuatu daerah sesuai dengan sejarah daerah tersebut, umumnya tenaga kerja yang bekerja di perusahaan tersebut berasal dari masyarakat daerah itu sendiri yang nanti hasilnya akan dijual ke masyarakat luas di daerah lain, contohnya batik di pekalongan.
    3. Ditetapkan pemerintah, artinya adalah tempat pendirian perusahaan ini ditetapkan oleh pemerintah biasanya ditempat yang jarang ditempati oleh masyarakat atas dasar untuk melindungi, memberikan kenyamanan dan kemanan bagi masyarakat. Contohnya pendirian pabrik obat, diharapkan limbah berbahaya yang nanti dihasilkan oleh perusahaan tersebut tidak sampai terhirup atau tercemar ke daerah tempat tinggal masyarakat.
    4. Dipengaruhi faktor-faktor ekonomi, artinya pendirian perusahaan tersebut didasari oleh berbagai faktor seperti faktor keterjangkauan yaitu jarak dan akses jalan untuk mengirim bahan baku ke perusahaan tersebut, faktor ongkos transport yaitu biaya yang dikeluarkan untuk mebayar transportasi pengiriman bahan baku, pajak, iklim, pasar, sumber energi, dll.

1.3. Perusahaan dan lembaga sosial
          Menurut ketentuan pasal 1 huruf b UU Wajib Daftar Perusahaan, yang dimaksud dengan perusahaan adalah: "Setiap bentuk usaha yang menjalankan setiap jenis usaha yang bersifat tetap dan terus menerus dan yang didirikan, bekerja serta berkedudukan dalam Wilayah Negara Republik Indonesia, untuk tujuan memperoleh keuntungan dan atau laba.
         
          Ada 2 tujuan didirikannya perusahaan:
    1. Tujuan ekonomis maksudnya adalah perusahaan tersebut diharapkan dapat memperoleh laba dengan semaksimal mungkin, memenuhi keinginan konsumen, menghasilkan produk baru yang kreatif serta inovatif.
    2. Tujuan sosial, maksudnya adalah  dapat memperhatikan dan memenuhi keinginan investor, karyawan, maupun masyarakat luas.
          Kedua tujuan ini saling mendukung dan dapat dijadikan acuan agar tercapai dan terwujudnya tujuan utama perusahaan yaitu memberi kepuasan akan kebutuhan para konsumen dan pelanggan.
           
          Lembaga sosial adalah salah satu jenis lembaga yang mengatur tentang tata cara, pedoman atau prosedur dalam melakukan hubungan antar sesama manusia ketika menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan ketentraman, kedamaian, dan kenyamanan dalam bermasyarakat.
          Fungsi lembaga sosial adalah untuk memberikan pedoman kepada anggota masyarakat bagaimana mereka harus bertingkah laku di masyarakat terutama yang menyangkut pemenuhan kebutuhan pokok manusia, menjaga keutuhan masyarakat yang bersangkutan, dan memberikan pedoman kepada masyarakat untuk mengadakan sistem pengendalian sosial (kontrol sosial).

        2. LINGKUNGAN PERUSAHAAN
2.1. Berbagai macam lingkungan perusahaan dan pengaruhnya terhadap perusahaan
          Lingkungan perusahaan dapat diartikan sebagai keseluruhan dari faktor-faktor ekstern yang mempengaruhi perusahaan baik organisasi maupun kegiatannya.
    1. Lingkungan Eksternal
          Lingkungan eksternal berpengaruh secara tidak langsung dalam aktivitas perusahaan. Lingkungan eksternal ini meliputi variabel-variabel di luar organisasi yang dapat berupa tekanan umum ataupun faktor spesifik yang beroperasi di dalam industri. Variabel eksternal dibagi menjadi dua yaitu ancaman dan peluang. Lingkungan eksternal dapat dibedakan menjadi:
    a. Lingkungan eksternal makro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh tidak langsung terhadap kegiatan usaha. Contoh: Hukum, perekonomian, sosial budaya, hubungan internasional, dll.
    b. Lingkungan eksternal mikro, adalah lingkungan eksternal yang berpengaruh langsung terhadap aktivitas perusahaan. Contoh: Pemasok/supplier, perantara, teknologi dan pasar.

    2. Lingkungan Internal
          Lingkungan internal adalah faktor-faktor yang berada dalam kegiatan produksi dan langsung mempengaruhi dalam hasil produksi. Contoh: Tenaga kerja, peralatan dan mesin, permodalan, bahan baku, sistem informasi dan administrasi.
          Pengaruhnya terhadap perusahaan yaitu:
   1. Lingkungan fisik, energi dan konservasi yang sangat sulit untuk diatasi dan memerlukan biaya yang cukup besar.
   2. Ekologi, adalah ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dengan lingkungannya.
   3. Polusi
     a. Pencemaran udara, limbah pabrik yang keluar dari corong berupa uap atau asap akan membuat masyarakat terkena penyakit sesak nafas dan membuat lapisan atmosfer menipis.
     b. Pencemaran air, limbah berupa benda padat ataupun cairan yang mengalir dapat merusak ekosistem aliran air tersebut dan mengeluarkan bau yang tidak enak.
     c. Energi dan konsentrasi, yaitu penggunaan sumber daya alam.
   4. Lingkungan hukum, yaitu segala peraturan yang berhubungan dengan hukum publik dan pusat.
   5. Lingkungan perekonomian dan perpanjangan, dengan adanya perusahaan tersebut pemerintah mengambil kebijakan untuk memungut biaya pajak.
   6. Lingkungan pemerintah, yaitu pemerintah memberikan bantuan di bidang transportasi, komunikasi dan financial.
   7. Lingkungan Internasional, yaitu mengatur kegiatan ekspor dan impor yang dilakukan oleh perusahaan.

2.2. Pendekatan dalam melihat bisnis dan lingkungan
          Kesempatan bisnis serta bisnis yang tersedia selalu dipengaruhi dan berkaitan erat dengan lingkungan. Perusahaan yang tidak mampu mengelola, menjalankan, dan membuat inovasi terbaru dari hasil perusahaannya secara perlahan akan tersingkir dari lingkungannya. Beberapa tahun yang lalu banyak pengusaha yang berfikir bahwa bisnisnyalah yang terkuat namun seiring berjalan dan berkembangnya zaman mulai bermunculan pengusaha-pengusaha muda yang mempunyai peluang bisnis besar untuk mengembangkan perusahaannya. Saat ini, masyarakat pun mulai lebih selektif dalam memilih dan menggunakan barang-barang yang dibutuhkannya. Sifat atau karakter masyarakat sebagai pelaku konsumen pun bermacam-macam, ada yang benar-benar membeli barang sesuai kebutuhan dan ada juga yang hanya untuk memenuhi gaya hidupnya (life style).
          Pengusaha yang mampu menyediakan barang sesuai keinginan konsumen maka ialah yang akan bertahan. Maka dari itu, para pengusaha harus pandai-pandai dalam melihat peluang yang tersedia, melihat apa yang disukai oleh masyarakat luas dan juga meiliki nilai yang sesuai dengan kegunaannya, serta dengan membuat sebuah inovasi terbaru yang dapat membuat manusia melirik untuk menggunakan produk tersebut. Contoh: Membuat perusahaan Manufaktur atau membuat peralatan rumah tangga yang sering digunakan, dan membuat baju atau butik.



REFERENSI